TINTAJURNALISNEWS —Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama pembangunan internasional. Melalui Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri, Kemenko Polkam menggelar Rapat Koordinasi Verifikasi Strategi Pelaksanaan Kerja Sama Pembangunan Internasional (KSPI) di kawasan Pasifik, Oseania, dan Afrika (Pasosaf), Selasa (10/3/2026).
Rapat yang berlangsung di Bekasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Identifikasi Strategi Pelaksanaan KSPI yang sebelumnya dilaksanakan pada 3 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan memverifikasi berbagai isu strategis sekaligus menyepakati arah kebijakan dalam Grand Design KSPI.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola kerja sama pembangunan internasional agar selaras dengan prioritas nasional serta strategi diplomasi Indonesia di kawasan Pasosaf.
Dalam pengantarnya, Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Pasifik, Oseania, dan Afrika Kemenko Polkam, Marsma TNI Parimeng menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan integrasi program serta efektivitas pembiayaan dalam pelaksanaan kerja sama pembangunan internasional.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan mekanisme monitoring, evaluation, and learning (MEL) agar implementasi program KSPI berjalan lebih terukur, efektif, dan berkelanjutan.

Selain itu, rapat turut membahas penguatan konsep Center of Excellence (CoE) sebagai sarana peningkatan kapasitas bagi negara mitra. Konsep ini diharapkan dapat menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman Indonesia dalam berbagai bidang pembangunan.
Pembahasan lainnya mencakup integrasi program beasiswa internasional melalui branding nasional “Indonesia Scholarship”, serta pengembangan proyek percontohan seperti “Kampung Indonesia” atau “Kampung Merah Putih” di negara mitra sebagai bagian dari diplomasi pembangunan Indonesia.
Melalui rapat koordinasi ini, Kemenko Polkam berharap dapat memperkuat sinkronisasi kebijakan dan program lintas kementerian dan lembaga dalam pelaksanaan KSPI.
Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra pembangunan yang kredibel dan strategis bagi negara-negara di kawasan Pasifik, Oseania, dan Afrika.









