Kemenko Polhukam

TINTAJURNALISNEWS -Dalam rangka memastikan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) melakukan pemantauan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polrestabes Medan.
Program ini merupakan salah satu program prioritas Presiden RI yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.
Asisten Deputi Koordinasi Otonomi Khusus Kemenko Polhukam, Brigjen TNI Ruly Chandrayadi, menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi lintas sektor dalam menjalankan program tersebut.
“Apresiasi atas kolaborasi antara BGN, Polrestabes Medan, dan YKB dalam menjalankan dapur MBG yang efisien, higienis, dan berstandar tinggi. Ini membuktikan bahwa program prioritas Presiden dapat berjalan baik jika didukung manajemen yang solid dan kerja sama lintas instansi. Model seperti ini patut direplikasi di daerah lain,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari komitmen Kemenko Polhukam dalam memastikan koordinasi antarlembaga berjalan efektif untuk mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Dapur SPPG Polrestabes Medan sendiri telah beroperasi sejak 2 Mei 2025, melibatkan 51 personel, terdiri dari 4 staf Badan Gizi Nasional (BGN) dan 47 relawan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB).
Saat ini, dapur tersebut melayani 3.955 penerima manfaat yang tersebar di empat kecamatan: Medan Tembung, Medan Perjuangan, Medan Timur, dan Medan Estate.
Sasaran utama program ini meliputi siswa SD/TK/PAUD, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Produksi makanan dilakukan setiap malam mulai pukul 22.00 hingga 03.00 dini hari, kemudian dikemas dan didistribusikan dalam dua kloter agar tetap segar saat diterima para penerima manfaat.
Seluruh proses produksi mengikuti standar teknis Badan Gizi Nasional, mulai dari pengawasan mutu, kebersihan, hingga kelayakan bahan pangan. Dari hasil pemantauan di lapangan, kegiatan dapur berjalan lancar, efisien, dan tanpa kendala teknis, serta tidak ditemukan laporan makanan basi maupun kasus keracunan.
Menariknya, dapur MBG juga turut memberdayakan ekonomi lokal dengan membeli bahan baku dari pasar dan UMKM setempat, sehingga manfaat program ini terasa langsung oleh masyarakat.
Adapun fasilitas dapur yang digunakan merupakan dua unit bangunan milik Polrestabes Medan yang telah dipugar dan dilengkapi dengan ruang pendingin, gudang, ruang inspeksi makanan, serta ruang pencucian alat masak dan makan.
Langkah ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan gizi seimbang bagi masyarakat, sekaligus menjaga keberlanjutan program strategis nasional yang menyentuh langsung kehidupan rakyat.

Sumber :Kemenko Polhukam
Editor :Redaksi TJN












