Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
Lingga

Jangan Tunggu Korban! Pelabuhan Ro-Ro Jagoh Rusak Parah Hampir Setahun, Pemerintah Dinilai Lalai

Avatar photo
82
×

Jangan Tunggu Korban! Pelabuhan Ro-Ro Jagoh Rusak Parah Hampir Setahun, Pemerintah Dinilai Lalai

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Pelabuhan Ro-Ro Jagoh di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga

TINTAJURNALISNEWS –Kondisi Pelabuhan Ro-Ro Jagoh di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, kini menjadi sorotan tajam. Sudah hampir satu tahun pelabuhan vital ini mengalami kerusakan serius tanpa ada tindakan nyata dari pemerintah.

Hasil investigasi Tim Tinta Jurnalis News menemukan bahwa kerusakan tersebut bukan sekadar tampilan fisik, tapi mengancam keselamatan penumpang dan kendaraan yang setiap hari melintas.

Pantauan langsung di lapangan mengungkap fakta mencemaskan: lantai dermaga yang bolong, besi penyangga yang karatan, serta struktur dermaga yang mulai retak. Di tengah aktivitas transportasi laut yang padat, kondisi ini sangat membahayakan.

Datok Agus Ramdah, Ketua DPD LAMI Kepri sekaligus tokoh masyarakat tempatan, angkat bicara keras menyoroti lemahnya respons dari pemerintah daerah dan provinsi.

“Sudah hampir setahun kondisi ini dibiarkan. Kami minta pemerintah jangan tutup mata. Jangan tunggu ada korban jiwa baru sibuk bersih-bersih. Ini menyangkut keselamatan rakyat,” tegas Datok Agus kepada Tinta Jurnalis News, Rabu (25/6/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah dalam memastikan anggaran perawatan pelabuhan tidak mandek di meja birokrasi, apalagi jika hanya dijadikan bahan laporan tanpa aksi lapangan.

Lebih lanjut, Datok Agus menjelaskan bahwa Pelabuhan Jagoh adalah nadi utama transportasi laut masyarakat Lingga, yang menghubungkan wilayah tersebut dengan kabupaten/kota lain di Kepri. Bukan hanya penumpang, tapi juga logistik dan bahan pokok bergantung penuh pada pelabuhan ini.

“Jangan hanya sibuk di pelabuhan besar. Jagoh juga Indonesia! Warga di sini berhak atas infrastruktur yang aman dan layak,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga maupun Dinas Perhubungan Provinsi Kepri. Tinta Jurnalis News masih terus berupaya melakukan konfirmasi.

Jangan sampai tragedi menjadi alarm keterlambatan. Kerusakan ini bukan sekadar infrastruktur, tapi soal nyawa.

Example 120x600