Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
OPINI PUBLIK

Jangan Sombong Saat Berkuasa, Hidup Selalu Berputar!

Avatar photo
129
×

Jangan Sombong Saat Berkuasa, Hidup Selalu Berputar!

Sebarkan artikel ini
Tinta Jurnalis News

TINTAJURNALISNEWS –Tak ada jabatan yang abadi. Seberapa tinggi pun seseorang berada hari ini, esok tetap akan kembali menjadi rakyat biasa. Kekuasaan bukanlah tameng kekal, melainkan amanah yang kelak harus dipertanggungjawabkan baik di hadapan publik maupun hati nurani.

Namun sayang, masih banyak yang terlena ketika berada di puncak. Mereka bersikap seolah tak tersentuh, gemar menghakimi, bahkan lupa bahwa setiap ucapan dan tindakan akan meninggalkan jejak. Kesombongan pun kerap menyelinap, mengaburkan esensi dari kepemimpinan: melayani, bukan menguasai.

Padahal, sejarah mencatat dengan jujur: yang dulu dielu-elukan, tak sedikit yang akhirnya dilupakan. Bahkan, ada yang kemudian dipandang sebelah mata karena jejak masa lalunya penuh luka bagi orang lain.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  Tidak Pulang Bukan Berarti Tidak Rindu

Roda kehidupan memang tak pernah diam. Hari ini dihormati karena seragam dan kewenangan, esok bisa jadi dilupakan ketika semua atribut dilepas. Maka, bijaklah sejak dini. Hargai siapa pun tanpa pandang bulu, karena saat jabatan tak lagi melekat, yang tersisa hanyalah reputasi.

Jangan menunggu hari tua untuk menyesal. Ketika telapak kaki tak lagi kuat menopang, jangan biarkan nama kita justru menjadi beban di ingatan banyak orang. Jadilah pemimpin yang meninggalkan kesan baik, bukan hanya karena kekuasaan, tapi karena ketulusan dalam memperlakukan sesama.

Karena pada akhirnya, yang akan abadi bukanlah pangkat melainkan kebaikan yang pernah kita tanam.

OPINI PUBLIK

Hujan deras turun di penghujung tahun. Air jatuh tanpa ragu, membasahi atap, jalan, dan pepohonan. Suasana ini menghadirkan jeda alami, saat aktivitas melambat dan pikiran diajak untuk menengok kembali perjalanan yang telah dilalui.

OPINI PUBLIK

Tidak semua rindu memiliki tiket pulang. Tidak semua kasih sayang bisa diwujudkan dengan pelukan di hari raya atau kebersamaan di meja makan keluarga. Bagi sebagian orang, terutama para perantau, keputusan untuk tidak pulang bukanlah perkara ringan melainkan pilihan yang lahir dari keadaan, tanggung jawab, dan realitas hidup.