Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

GAMNR Soroti Usulan DPRD Kepri: Tolak Penyerahan Aset Publik Gurindam 12 ke Swasta, Tegaskan BUMD Harus Kelola Penuh Bukan Sekadar Parkir

Avatar photo
145
×

GAMNR Soroti Usulan DPRD Kepri: Tolak Penyerahan Aset Publik Gurindam 12 ke Swasta, Tegaskan BUMD Harus Kelola Penuh Bukan Sekadar Parkir

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"},{"id":"396272204017211","type":"ugc"}]}}
Sasjoni, Ketua GAMNR TPI

TINTAJURNALISNEWS –Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR) Tanjungpinang menyoroti usulan Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin, yang mendorong agar pengelolaan parkir di kawasan Gurindam 12 dilakukan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sedangkan lahan kosongnya dikelola pihak swasta.

Ketua GAMNR, Said Ahmad Syukri, menyampaikan pandangannya bahwa skema tersebut dikhawatirkan bertentangan dengan semangat awal DPRD yang sebelumnya vokal menolak dominasi swasta dalam pengelolaan aset publik Gurindam 12.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

“Kami memandang BUMD seharusnya mendapat mandat penuh mengelola Gurindam 12, bukan hanya sebatas parkir. Kalau hanya parkir, potensi ekonominya kecil. Lahan strategis seperti Gurindam 12 harus memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Said Ahmad Syukri.

BACA JUGA:  Okta Viani Candra Sari, Mahasiswa UMRAH Asal Tanjungpinang, Harumkan Nama Kepri di PEPARNAS XVII Solo

GAMNR menilai, jika pengelolaan lahan kosong Gurindam 12 diserahkan kepada pihak swasta, dikhawatirkan terjadi pengulangan pola “swastanisasi” fasilitas publik. Hal ini dapat membuat masyarakat hanya menjadi penonton sementara potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mengalir ke pihak swasta melalui kontrak jangka panjang.

Karena itu, GAMNR meminta DPRD Kepri bersikap konsisten dalam memperjuangkan kepentingan publik serta mendesak Pemprov Kepri menolak skema yang berpotensi menyerahkan aset strategis Gurindam 12 ke swasta.

“Gurindam 12 dibangun dengan anggaran rakyat. Maka wajar jika pengelolaannya dilakukan penuh oleh pemerintah daerah melalui BUMD, agar hasilnya kembali kepada masyarakat, bukan hanya menjadi ladang bisnis segelintir pihak,” tambah Said.

BACA JUGA:  Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung Kian Merajalela, APH Jangan Tutup Mata!

Dengan sikap ini, GAMNR berharap pengelolaan Gurindam 12 tetap berada di bawah kendali pemerintah daerah sehingga manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kepri.

NASIONAL

Di tengah padatnya pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, Satgas Kodim 1801/Manokwari tetap menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan. Hal ini terlihat saat personel Satgas yang beragama Islam melaksanakan Sholat Jumat berjamaah bersama warga di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Jumat (24/04/2026).

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp