Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Nias

Forkada Kepulauan Nias Tegas Tolak Aksi Anarkisme, Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Avatar photo
164
×

Forkada Kepulauan Nias Tegas Tolak Aksi Anarkisme, Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Forum Kepala Daerah Kepulauan Nias

TINTAJURNALISNEWS –Suasana damai kembali diteguhkan di Pulau Nias. Forum Kepala Daerah (Forkada) Kepulauan Nias menggelar pertemuan penting di Kantor Wali Kota Gunungsitoli.

Dalam pertemuan tersebut, para kepala daerah sepakat menolak tegas segala bentuk aksi anarkisme yang bisa mengganggu ketentraman masyarakat.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Kegiatan ini ditandai dengan deklarasi damai yang ditandatangani bersama, sekaligus doa bersama lintas agama sebagai wujud komitmen menjaga kondusifitas wilayah.

Forkada menegaskan bahwa penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional, namun harus dilakukan secara tertib, santun, dan sesuai aturan.

“Kami menolak keras segala bentuk kekerasan, perusakan fasilitas umum, maupun tindakan provokatif yang merugikan masyarakat,” tegas pernyataan Forkada dalam deklarasi tersebut.

BACA JUGA:  Banjir Kembali Landa Wilayah Simpang Tiga Lahomi, Nias Barat

 

Selain itu, Forkada juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik tokoh agama, pemuda, mahasiswa, maupun organisasi kemasyarakatan, untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di Kepulauan Nias.

Acara doa bersama ini diikuti para pemuka agama dari berbagai denominasi. Doa dipanjatkan agar Nias tetap damai, masyarakat tenang, dan roda pembangunan berjalan tanpa hambatan.

Dengan langkah ini, Forkada menegaskan bahwa Nias adalah rumah bersama yang harus dijaga dari segala bentuk provokasi dan tindakan destruktif.