Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Example floating
Example floating
Medan

Demo di DPRD Sumut Ricuh, Massa Lempar Batu dan Petasan, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Avatar photo
154
×

Demo di DPRD Sumut Ricuh, Massa Lempar Batu dan Petasan, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"349538621087201","type":"ugc"}]}}
Picsart-24-03-26-04-51-32-353
Gabungan Mahasiswa dan Pengemudi Ojek Online di Depan Gedung DPRD Sumatera Utara

TINTAJURNALISNEWS –Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa dan pengemudi ojek online di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jumat (29/8/2025), berujung ricuh.

Massa yang awalnya menyuarakan keadilan atas meninggalnya Affan Kurniawan seorang pengemudi ojol mulai melempari batu, botol, dan petasan ke arah aparat yang berjaga.

Situasi di Jalan Imam Bonjol, Medan, memanas sejak sore. Bentrokan tak terhindarkan ketika aparat menghalau massa dengan water cannon dan tembakan gas air mata. Pos polisi di sekitar lokasi bahkan sempat dibakar oleh oknum tak dikenal.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, menegaskan aparat tetap mengedepankan tindakan persuasif. Namun, karena aksi sudah berubah anarkis, langkah tegas harus diambil.

“Kita amankan sekitar 19 orang, termasuk beberapa pelajar yang ikut dalam kericuhan. Polisi juga ada yang terluka akibat lemparan petasan dan batu,” ujarnya.

Hingga malam, massa masih bertahan di beberapa titik meski terus ditekan. Kondisi jalan utama di sekitar DPRD Sumut lumpuh akibat bentrokan berkepanjangan.

Example 120x600