Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONAL

Anggota Satgas Pamtas RI–RDTL YONARHANUD 15/DBY Berikan Pengajaran di SMP Negeri Amfoang, Wujud Kepedulian Pendidikan di Perbatasan 

Avatar photo
93
×

Anggota Satgas Pamtas RI–RDTL YONARHANUD 15/DBY Berikan Pengajaran di SMP Negeri Amfoang, Wujud Kepedulian Pendidikan di Perbatasan 

Sebarkan artikel ini
Anggota Satgas Pamtas RI–RDTL YONARHANUD 15/DBY 

TINTAJURNALISNEWS -Dalam upaya mendukung dunia pendidikan di wilayah perbatasan, personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat dari Yonarhanud 15/DBY kembali menunjukkan perannya sebagai pendidik masyarakat.

Kali ini, kegiatan Pengajaran Pendidikan (Gadik) dilaksanakan oleh personel Pos Oepoli Pantai yang dipimpin oleh Serda Asrobin bersama dua orang anggota pos, bertempat di SMP Negeri Amfoang, Dusun Tiga, Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur.

Kegiatan Gadik ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap generasi muda di wilayah perbatasan, yang masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku dan disampaikan dengan pendekatan yang ramah dan interaktif.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  Presiden Prabowo Tegas: Penegak Hukum Diancam Karena Bongkar Korupsi, Tapi Kita Lawan Negara Tak Boleh Mundur!

Pihak sekolah menyambut kegiatan ini dengan antusias dan rasa terima kasih yang mendalam. “Kami sangat senang dan terbantu dengan kehadiran anggota Satgas yang turut mengajar. Ini menjadi semangat baru bagi para siswa dan guru di sini,” ujar salah satu guru SMP Negeri Amfoang.

Dengan hadirnya Satgas dalam dunia pendidikan, diharapkan kualitas pembelajaran di wilayah perbatasan dapat meningkat, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.

(Pen Yonarhanud 15/DBY)

NASIONAL

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor bersama Korps HMI-Wati (KOHATI) HMI Cabang Bogor periode 2026–2027 resmi dilantik. Momentum ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat tradisi kaderisasi sekaligus mengembangkan program-program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas kader dan kontribusi nyata bagi masyarakat.