Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
Sumsel

Aksi Demo Front Pemuda Lahat: Dugaan Intervensi dalam Proses Tender

Avatar photo
113
×

Aksi Demo Front Pemuda Lahat: Dugaan Intervensi dalam Proses Tender

Sebarkan artikel ini
,"remix_entry_point":"home_search","source_tags":["picsart"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false,"used_sources":{"version":1,"sources":[{"id":"229110829027202","type":"ugc"},{"id":"347795571002201","type":"ugc"}]}}

Pemuda Lahat

TintaJurnalisNews -Puluhan massa yang tergabung dalam Front Pemuda Lahat menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Pemkab Lahat pada Jumat (18/10/2024). Aksi ini dipicu oleh dugaan intervensi yang dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati Lahat, Imam Pasli, terkait proses tender.

Kordinator aksi, Hendro, menyatakan dalam orasinya bahwa terdapat indikasi kolusi antara Pj Bupati dan peserta tender tertentu. Ia juga menuding bahwa pihak dinas membocorkan kerangka acuan tender sebelum prosesnya dimulai.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru

Hendro menegaskan bahwa kemufakatan jahat yang melibatkan Pj Bupati dapat mengarah pada korupsi berjamaah dalam proses tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“Bagi-bagi kue untuk memuluskan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) selalu ada untuk mengamankan kursi jabatan. Kerugian negara menjadi permainan, dan hukum hanya tajam ke bawah serta tumpul ke atas,” ujar Hendro.

BACA JUGA:  Heboh! Kejati Sumsel OTT 20 Kades dan Camat Saat Rapat HUT RI di Lahat

Para pendemo meminta agar Pj Bupati Lahat tidak lagi mengintervensi ULP dalam proses tender pengadaan barang dan jasa. Mereka menegaskan bahwa tidak boleh ada KKN di Kabupaten Lahat.

Sementara itu, spanduk yang dibawa massa berisi tulisan yang menyoroti dugaan bahwa APBD Kabupaten Lahat tahun 2024 hanya untuk kepentingan Pilkada salah satu pasangan calon (Paslon).

Salah satu spanduk juga menampilkan gambar Pj Bupati Lahat dengan mata tertutup, disertai tulisan yang menyatakan bahwa proses pengadaan barang dan jasa diduga dimonopoli oleh Pj Bupati.

Pantauan wartawan, aksi damai ini dijaga ketat oleh personel Polres Lahat dan Satpol PP, dengan mobil Barakuda disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi anarkis. Di sisi lain, Pj Bupati Lahat Imam Pasli tidak berada di tempat saat demonstrasi berlangsung.(*)

BACA JUGA:  Heboh! Kejati Sumsel OTT 20 Kades dan Camat Saat Rapat HUT RI di Lahat

Sumber: Suara.co.id