Scroll untuk baca artikel
FB-IMG-1763612837739
Iklan Resmi Tinta Jurnalis News
Hubungi Kami via WhatsApp
NASIONALTNI

Panglima TNI Dampingi Menhan Tinjau Latihan Gabungan di Karimunjawa

Avatar photo
62
×

Panglima TNI Dampingi Menhan Tinjau Latihan Gabungan di Karimunjawa

Sebarkan artikel ini
Dok. Kemenhan RI

TINTAJURNALISNEWS –Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam peninjauan Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) dan Penembakan Senjata Khusus TNI Tahun 2026 di perairan Karimunjawa, Semarang, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI dan negara, di antaranya Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto.

Dalam latihan tersebut, TNI melaksanakan simulasi tempur terpadu dengan sasaran eks-KRI Teluk Hading yang berhasil dihancurkan melalui serangan terintegrasi matra laut dan udara. Latihan skala besar ini melibatkan sedikitnya 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) serta pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara.

TINTA JURNALIS NEWS

Rill No Hoax | Portal Nasional

👉 Kunjungi & Ikuti Kami untuk update berita terbaru
BACA JUGA:  Danlanud Sultan Hasanuddin Buka Latihan Survival Dasar 2025 untuk Penerbang dan Awak Pesawat

Operasi penghancuran sasaran dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama diawali dengan penembakan rudal Exocet MM40 Block 3 oleh unsur KRI. Selanjutnya, tahap kedua dilanjutkan melalui Operasi Udara Lawan Laut (OULL) yang melibatkan pesawat tempur.

Pada fase lanjutan, tiga unit pesawat F-16 TNI AU menjatuhkan bom jenis MK-12 secara presisi ke sasaran. Selain itu, TNI Angkatan Laut juga menggelar Artillery Duel melalui unsur Striking Force, yang berhasil menghancurkan target darat di Pulau Gundul dengan sistem penembakan modern berakurasi tinggi.

Melalui latihan ini, TNI terus mengasah kesiapsiagaan dan kemampuan tempur prajurit, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah maritim. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Link WhatsApp Klik untuk chat WhatsApp