Foto Tinta Jurnalis News

TINTAJURNALISNEWS – Penelusuran terbaru mengenai Pelabuhan Gentong di Tanjung Uban, Bintan, kembali memunculkan sorotan tajam. Pelabuhan ini diduga kerap dimanfaatkan sebagai jalur masuk barang kebutuhan pokok tanpa melalui prosedur resmi, mulai dari daging, bawang, beras hingga berbagai komoditas lainnya.
Seorang sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengungkap kepada Awak Media Tinta Jurnalis News, bahwa aktivitas tersebut bukanlah hal baru. Ia bahkan menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat hingga anggota dewan.
““Pelabuhan itu sudah dari dulu begitu lah, bro. Oknum Anggota dewan saja masukkan barangnya dari sana. Hehehe. Mau penertiban oleh petugas, serba salah dengan petugas mungkin, bro,” ungkapnya kepada Awak Media Tinta Jurnalis News melalui pesan WhatsApp tanpa menyebut Identitas.
Informasi ini memunculkan pertanyaan serius: jika benar ada oknum yang memiliki posisi strategis di pemerintahan atau lembaga legislatif ikut bermain, bagaimana mungkin aturan hukum bisa ditegakkan secara konsisten?
Temuan ini menguatkan dugaan bahwa praktik di Pelabuhan Gentong bukan sekadar persoalan kecil, melainkan sudah masuk dalam kategori persoalan serius yang membutuhkan penindakan tegas. Publik menanti aparat penegak hukum, instansi karantina, serta otoritas pelabuhan untuk turun tangan secara menyeluruh.
Aparat diharapkan tidak melakukan pilah-pilih penindakan. Siapapun pihak yang terlibat, termasuk jika benar ada oknum berpengaruh sekalipun, harus diproses sesuai hukum yang berlaku demi menjaga kepercayaan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas oknum anggota dewan yang dimaksud masih dalam penelusuran lebih lanjut oleh tim redaksi. Bersambung












